KUMPULAN LAGU MALAYSIA
Berikanlah jawapan
Huraikanlah simpulan
Biar tenang jiwaku
Setelah kasih lama berlalu
Tidak mungkin kulupa
Perjanjian kita
Di bawah rumpun bambu
Di kala bulan sedang beradu
*)
Mengapa terjadi perpisahan ini
Dikala asmara melebar sayapnya
Mengapa kau pergi disaat begini
Dikala hatiku terlukis namamu
Kalau memang tiada jodoh
Apalagi nak ku heboh
Aku malu pada teman
Pada semua
Rindu. . . Rindu serindu rindunya
Namun engkau tak mengerti
Pilu . . . Pilu sepilu pilunya
Namun engkau tak perduli
Malu. . . Semalu malunya
Namun apa daya orang tak sudi
Mahu. . . Semahu mahunya
Namun apa daya orang dah benci
(ulangi *)
Berikanlah jawapan
Huraikanlah simpulan
Biar tenang jiwaku
Aku rindu
Kelam malam
Sepi melamar kerinduan
Tak terpadam
Ingatanku terhadapmu
Dan pada siapa
Harus ku adukan
Resah ini kian
Menghimpit perasaan
Dan seandainya
Kasihmu mekar bagai dulu
Pasti tidak aku terbelenggu begini
Bukan salah aku retak semua ini
Berpunca darimu bertikam lidah
Lalu punah
Tak dapat ku bayangkan
Tuturmu bagai sembilu
Mencakar hati ini
Tanpa simpati dihati
Ingin rasanya ku
Laungkan rasa kecewa
*)
Kekasih lupakan sejarah
Cinta kita baja dulu
Dimanakah kau campakkan
Cintaku yang pernah kau sanjungi
Oh mengapa semua ini berlaku
Sedangkan aku sedikit pun tak pernah curang
Terhadapmu
(Ulangi *)
Telah aku terima takdir dari yang Esa
Tertusuk sembilu pedih hati terluka
Terkubur impian kita bina bersama
Terlerai sudah ikatan cinta
Baru aku sadari siapa diri ini
Sebalik suratan cahaya cinta yang sudah
Sedalam renungan terlihat dalam diri
Hakikat cinta yang sejati
*)
Kuturutkan cahaya dihadapan berliku
Keyakinan di dada mengiringi langkah ku
Jalinan bahagia iringan doa restu
Di dalam jiwa cinta yang satu
Jalanan yang berduri tetap aku gagahi
Biar gunung yang tinggi pasti kan kudaki
Detik-detik kenangan segar buat pedoman
Sepanjang jalan taman impian
Selamat sejahtera kepada dirimu
Semoga berbahagia tanpa aku
Izinkan selamanya namamu dihati
Biarkan selamanya ku begini
(Ulangi *)
Sudah lumrahnya insan tak lepas kesilapan
Maafkan dosaku lupakan detik hitam
Sejarah yang berlalu jadikan pengajaran
Menuju bahagia idaman
Komentar
Posting Komentar